Tampilkan postingan dengan label Bitcoin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bitcoin. Tampilkan semua postingan

Aset Spekulatif atau Emas Digital Generasi Baru? Halo pembaca! Siapa yang tidak kenal Bitcoin? Mata uang digital pertama yang berhasil mengguncang dunia finansial sejak kemunculannya. Harganya yang naik-turun secara dramatis seringkali menjadi berita utama, membuat sebagian orang kaya mendadak dan sebagian lainnya was-was.

Tapi, mari kita lupakan sejenak fluktuasi harga hari ini. Pertanyaan yang lebih besar adalah: bagaimana nasib Bitcoin dalam 5, 10, atau bahkan 20 tahun ke depan?

Apakah ia akan menjadi pilar ekonomi baru, atau sekadar buih spekulatif yang akan terlupakan oleh sejarah? Dalam artikel ini, kita akan mengupas berbagai kemungkinan masa depan Bitcoin, dari skenario paling optimis hingga tantangan terberatnya.

Skenario Optimis: Mengapa Bitcoin Bisa Menjadi Aset Global Utama

Banyak para pendukung Bitcoin (sering disebut Bitcoin Maximalist) percaya bahwa potensinya belum sepenuhnya terlihat. Berikut adalah beberapa alasan mengapa masa depan Bitcoin bisa sangat cerah:

  • 1. Menjadi 'Emas Digital' (Digital Gold) Konsep ini adalah argumen terkuat untuk Bitcoin. Sama seperti emas, jumlah Bitcoin terbatas—hanya akan ada 21 juta keping selamanya. Sifatnya yang langka ini membuatnya dianggap sebagai aset penyimpan nilai (store of value) yang ideal untuk melindungi kekayaan dari inflasi. Saat bank sentral terus mencetak uang, nilai Bitcoin yang terbatas justru bisa semakin meningkat.

  • 2. Adopsi Institusional dan Negara Dulu Bitcoin hanya milik para geek teknologi. Kini, perusahaan raksasa seperti Tesla dan MicroStrategy menyimpannya sebagai aset cadangan. Bahkan, negara seperti El Salvador sudah menjadikannya alat pembayaran yang sah. Jika tren ini berlanjut, permintaan akan terus meroket dan harganya bisa mencapai level yang tak terbayangkan hari ini.

  • 3. Inovasi Teknologi (Seperti Lightning Network) Salah satu kritik terhadap Bitcoin adalah transaksinya yang lambat dan mahal. Namun, inovasi seperti Lightning Network terus dikembangkan. Teknologi ini memungkinkan transaksi Bitcoin menjadi super cepat dan murah, membuatnya lebih praktis untuk digunakan dalam pembayaran sehari-hari, seperti membeli kopi.

Tantangan dan Risiko: Jalan Terjal Menuju Masa Depan

Tentu saja, jalan Bitcoin tidak mulus. Ada banyak rintangan besar yang bisa menghambat, atau bahkan menghentikan lajunya.

  • 1. Regulasi yang Tidak Pasti Ini adalah "monster" terbesar bagi Bitcoin. Pemerintah di seluruh dunia masih bingung bagaimana harus mengaturnya. Aturan pajak yang ketat, larangan total (seperti di beberapa negara), atau regulasi yang membatasi inovasi bisa menjadi pukulan telak bagi pertumbuhan ekosistem Bitcoin.

  • 2. Volatilitas Ekstrem Bisakah kamu bayangkan aset yang harganya bisa anjlok 30% dalam semalam? Itulah Bitcoin. Volatilitasnya yang sangat tinggi membuatnya menjadi investasi yang sangat berisiko dan sulit diterima sebagai mata uang stabil untuk transaksi harian.

  • 3. Isu Lingkungan dan Konsumsi Energi Proses "menambang" Bitcoin membutuhkan energi listrik yang sangat besar, memicu perdebatan panas tentang dampak lingkungannya. Meskipun banyak penambang mulai beralih ke energi terbarukan, isu ini tetap menjadi citra buruk yang sulit dihilangkan.

  • 4. Persaingan dari Altcoin Lain Bitcoin adalah raja, tapi ia tidak sendirian. Ribuan altcoin (aset kripto alternatif) seperti Ethereum, Solana, dan lainnya menawarkan teknologi yang lebih canggih, fitur smart contract, dan kegunaan yang lebih beragam. Bukan tidak mungkin di masa depan, ada teknologi baru yang lebih efisien dan mengambil alih dominasi Bitcoin.

Kesimpulan: Jadi, Harus Bagaimana?

Masa depan Bitcoin bukanlah hitam atau putih. Ia tidak akan "pasti berhasil" atau "pasti gagal". Kemungkinan besar, masa depannya akan berada di antara dua ekstrem tersebut.

Bitcoin bisa saja berevolusi menjadi aset penyimpan nilai khusus, mirip seperti emas digital, yang dimiliki oleh investor besar dan bank sentral. Di sisi lain, mungkin ia akan tetap menjadi aset spekulatif yang sangat fluktuatif, menarik bagi para trader yang berani mengambil risiko.

Satu hal yang pasti: teknologi di baliknya, yaitu blockchain, telah mengubah cara kita memandang finansial dan kepemilikan digital.

Penting: Artikel ini hanya bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mendalam Anda sendiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada aset berisiko tinggi seperti Bitcoin.


Bagaimana menurutmu? Apakah kamu tim optimis atau pesimis terhadap masa depan Bitcoin? 

GI (GovInsider) menjelaskan bagaimana mata uang digital berpotensi untuk menghilangkan korupsi dan juga bank sentral.
Istilah ‘cryptocurrency’ memang terdengar seperti sebuah kata yang berasal dari film James Bond terbaru. Namun Bitcoin—mata uang digital terbesar dan terpopuler di dunia—bukanlah sebuah fantasi belaka. Bahkan faktanya, teknologi yang bergerak di belakang Bitcoin ini dapat mengubah cara kerja pemerintah.
Bitcoin telah melahirkan sebuah metode unik untuk mencatat semua transaksi keuangan yang terjadi tanpa perlu mengandalkan sistem perbankan yang ada. Teknologi tersebut dikenal dengan nama ‘Blockchain’. Tidak peduli seberapa berhasilnya mata uang digital ini, teknologi yang menggerakkannya itulah yang sangat penting. Salah satu menteri di dunia bahkan menyatakan bahwa Blockchain dapat membuat bank sentral dianggap sebagai sesuatu yang kuno atau tidak dibutuhkan lagi.
GovInsider menuliskan sebuah penjelasan singkat yang menyebutkan empat hal penting mengenai Blockchain yang perlu diketahui oleh para pejabat pemerintahan.
 
  1. Apa itu Blockchain?

Bank mencatat semua transaksi finansial yang mereka lakukan di dalam sebuah ‘buku besar’ (atau ‘ledger’). Berpuluh-puluh tahun yang lalu, buku besar ini mungkin berbentuk ratusan buku tua yang sudah berdebu. Setiap kalimat baru yang muncul di dalam buku besar merupakan catatan transaksi yang baru terjadi. Catatan-catatan ini sekarang sudah didigitalkan, namun buku besar tersebut masih dimiliki dan dikontrol oleh suatu bank.
Blockchain itu unik karena buku besar yang ini tidak dikelola oleh satu organisasi atau pihak tertentu. Sebaliknya, catatan buku besar ini disebarluaskan secara publik dan dikelola oleh ribuan komputer di dunia dalam waktu yang bersamaan. Anda dapat melihat seluruh catatan transaksinya disini—coba cek, isinya sangat menakjubkan.
Buku besar yang dapat diakses dan dikelola oleh publik ini adalah kekuatan utama Blockchain. Setiap komputer yang terdapat di dalam jaringan dapat membuat catatan baru tentang transaksi yang baru terjadi, jelas Oscar Darmawan, Direktur Utama dari Bitcoin Indonesia. Ketika transaksi sudah dicatat di dalam buku besar global ini, sangat mustahil bagi siapapun untuk menghapus catatan transaksi tersebut.
  1. Mengapa hal ini penting?
Blockchain membuat transaksi pembayaran dapat terjadi dan tercatat tanpa menggunakan buku besar yang dikelola oleh sebuah bank. Awalnya, hal ini memang penting bagi Bitcoin (mata uang pertama yang beredar menggunakan teknologi tersebut) saja, namun kini teknologi buku besar tersebut mulai dapat digunakan dan diaplikasikan untuk apapun.
Seperti yang ditulis oleh seorang venture capitalist terkenal yang bernama Marc Andreessen: “Untuk pertama kalinya, Blockchain memberikan kesempatan kepada seorang pengguna Internet untuk mengirimkan sebuah properti digital yang unik ke pengguna internet yang lain. Transaksi yang terjadi dapat dijamin aman, dan semua orang dapat mengetahui bahwa suatu transaksi telah terjadi dan tidak ada seorangpun yang dapat melawan fakta tersebut.”
Oscar Darmawan bahkan mencatat hari pernikahannya di dalam buku besar Blockchain dengan cara memasukkan janji nikahnya ke dalam sekian banyak transaksi yang terjadi di dalam teknologi tersebut, untuk menunjukkan bahwa janji mereka akan selamanya tercatat di sebuah buku besar digital yang tidak akan bisa diubah oleh siapapun.
  1. Bagaimana Blockchain dapat berdampak pada pemerintah?

Mungkin ucapkan selamat tinggal pada bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve?
Jika sebuah pemerintahan menggunakan Blockchain untuk mencatat segala macam bentuk perjanjian atau transaksi, akan menjadi mustahil bagi seseorang untuk melakukan aksi korupsi, ucap Oscar Darmawan. Tidak ada komputer satu pun yang mampu mengubah transaksi yang sudah tercatat di dalam Blockchain, sehingga “smart contracts” yang menggunakan teknologi ini dapat menunjukkan secara tepat dan detil kemana uang mereka mengalir—yang akan menjadi suatu bentuk akuntabilitas yang jauh lebih baik daripada yang ada sekarang. Sebuah perusahaan tidak akan dapat memalsukan rekeningnya. Semua transaksi pengiriman uang dari lembaga pemerintahan akan tercatat.
Sistem ini juga dapat berdampak pada sistem bank sentral yang ada saat ini, ujar seorang menteri dari pemerintahan Inggris. Berbicara ke Wired Magazine, Menteri  Matthew Hancock mengatakan bahwa “di negara dimana sebuah mata uang membutuhkan bank sentral untuk mengatur peredarannya dalam rangka mengelola perekonomian negara, bank sentral pasti dibutuhkan… Namun yang paling penting, ketika masyarakat sudah bisa membayar satu sama lain dengan mata uang yang tidak terhubung dan terpaku pada lokasi geografis suatu negara tertentu, maka kebutuhan akan bank sentral juga pasti akan berkurang.”
  1. Apa yang sedang terjadi di kawasan mengenai hal ini?
Terdapat tiga sektor yang cukup menarik untuk dibahas. Yang pertama adalah sektor startup (perusahaan baru). Pemerintah Singapura memiliki cita-cita besar untuk menjadikan negaranya sebagai pusat ‘FinTech’ (Teknologi Finansial) di kawasan Asia. Contohnya, IDA telah memberikan modal yang cukup besar untuk mendukung Toast—perusahaan yang membantu para tenaga kerja asing untuk mengirimkan uang antarnegara menggunakan aplikasi dan EZLink train card mereka. Semua transaksi dijamin berjalan aman karena terdaftar di dalam Blockchain.
Sektor kedua adalah pemerintah. Otoritas Keuangan Singapura baru saja selesai membangun sebuah laboratorium FinTech yang akan memonitorisasi perkembangan terbaru dari teknologi-teknologi yang bergerak di bidang pembayaran dan mempertimbangkan utilitas mereka.
Sektor ketiga, dan yang paling jelas, adalah lembaga-lembaga perbankan itu sendiri. Banyak di antara mereka yang sudah punya laboratorium mereka sendiri, dan banyak juga yang sudah berinvestasi di startup-startup baru yang kian bermunculan di bidang FinTech.
Blockchain adalah sebuah teknologi baru, sehingga potensi sebenarnya yang dimiliki teknologi tersebut baru akan muncul seiring berjalannya waktu. Ketika Internet baru pertama kali ditemukan, siapa yang dapat memprediksi bahwa dampaknya ke dunia global akan sebesar ini? Sebagian besar perkembangannya memang dibantu oleh adanya dukungan internasional untuk World Wide Web.
Perdebatan tentang bagaimana pemerintah dapat menggunakan dan beradaptasi dengan sistem pembayaran baru ini memang baru dimulai. Untuk saat ini, belum ada pemerintah yang muncul untuk meregulasi blockchain ataupun Bitcoin, walaupun sudah ada beberapa negara yang melarang mata uang digital itu untuk beredar di negara mereka. Namun dengan satu klik saja, Blockchain dapat mengubah bagaimana cara pemerintah melakukan bisnis dengan dirinya sendiri ataupun dengan pihak lain. Coba kalahkan itu, James Bond.
Sumber: “Four Things You Should Know about Blockchain” oleh Joshua Chambers
Bitcoin, dengan teknologinya yang bernama blockchain, memudahkan semua orang untuk mengirimkan uang dalam jumlah berapapun secara gratis kemana saja yang ia mau, tidak peduli apakah tempatnya di luar kota ataupun di luar batas negara. Dengan kemampuan tersebut, Bitcoin sudah mulai digunakan oleh lembaga-lembaga sosial dunia untuk membantu masyarakat dalam mengirimkan donasi demi membangun masa depan dunia yang lebih baik. Greenpeace, American Red Cross, Wikipedia, termasuk organisasi sosial terbesar di dunia, United Ways sudah menerima donasi dalam bentuk Bitcoin. Bagaimana dengan Indonesia?
Sebuah lembaga fundraising yang bernama KitaBisa.com kini sudah mengikuti jejak langkah LSM-LSM dunia untuk menerima donasi via Bitcoin. Dikenal sebagai salah satu tempat penggalangan dana terdepan di Indonesia, KitaBisa.com membantu merealisasikan inisiatif-inisiatif yang dimiliki masyarakat Indonesia untuk membangun masa depan kita bersama. Bagi Anda yang ingin menggalang dana untuk proyek sosial, gunakanlah situs www.kitabisa.com agar kampanye Anda lebih efektif dan efisien!

Ingin membantu dengan cara berdonasi? Tentu bisa! Selain metode transfer bank, Anda juga dapat menyumbangkan uang Anda ke KitaBisa.com dalam bentuk Bitcoin! Uang tersebut akan digunakan untuk mendanai proyek-proyek sosial yang sudah ada supaya dapat cepat direalisasikan.
Bagaimana cara berdonasi ke KitaBisa.com dengan Bitcoin?
Kunjungi www.kitabisa.com dan pilih proyek sosial yang ingin Anda dukung.

Klik gambar proyek sosial yang dipilih dan tekan tombol ‘BERI DONASI’ seperti yang tertera di gambar.

Masukkan jumlah uang yang ingin Anda donasikan (batas minimal adalah Rp 20.000) dan klik “Lanjut” untuk mulai berdonasi.

Pada halaman selanjutnya, Anda dapat memilih metode pembayaran yang Anda inginkan, termasuk Bitcoin.

Cek kembali bahwa jumlah uang yang didonasikan dan metode pembayaran yang Anda pilih sudah benar, lalu klik “Bayar Sekarang.”

Seperti transaksi Bitcoin pada umumnya, yang perlu Anda lakukan hanyalah meng-scan QR Code seperti dalam gambar di bawah ini dan kirimkan BTC sesuai dengan jumlah yang diminta.

Dalam hitungan detik, transaksi selesai dan donasi Anda sudah diterima dengan sukses oleh KitaBisa.com! Terimakasih sudah berdonasi ke KitaBisa.com!
Segera kunjungi www.kitabisa.com untuk melakukan donasi Bitcoin pertama Anda. Satu demi satu, perubahan dapat kita ciptakan bersama. Mari kita bangun Indonesia yang lebih baik, Bitcoiners!
Berikut beberapa daftar yayasan dan organisasi yang menerima Bitcoin di Indonesia. Untuk para donatur yang ingin memberikan donasi melalui Bitcoin dapat melalui salah satu layanan organisasi dibawah ini:
  1. Forum Ads-Id.com
    Forum internet marketing terbesar di Indonesia menerima Bitcoin sebagai media donasi.
  2. Yayasan Sosial DokterSehat – DokterSehat.com
    Portal kesehatan terbesar Indonesia yang terdaftar sebagai non-profit yayasan sosial ini menerima Bitcoin dan Dogecoin sebagai media donasi. Memberikan layanan gratis informasi kesehatan maupun konsultasi kesehatan online.
  3. IndoWebster
    Layanan gratis file hosting terbesar Indonesia yang memberikan seluruh pelayanannya tanpa memungut biaya apapun dari user menerima Bitcoin sebagai media donasi
Anda memiliki informasi mengenai organisasi non profit lainnya yang menerima Donasi melalui Bitcoin? Silakan meninggalkan comment dibawah post ini. Team Bitcoin kami akan membantu memverifikasi organisasi tersebut sebelum menampilkannya di daftar donasi Bitcoin ini.
Dalam mencari atau berbisnis Bitcoin anda tentu harus memiliki dompet (wallet) yang digunakan untuk menyimpan atau menampung Bitcoin anda, pada postingan cara membuat akun di Bitcoin Indonesia yang sebelumnya telah saya posting wallet yang didapat tidak dapat di backup atau dipindah ke wallet lain karena private key tidak ditampilkan kepada penggunanya. Blockchain merupakan sebuah situs yang memungkinkan kita untuk membuat wallet Bitcoin berbasis web untuk menampung atau menyimpan, menerima, dan mengirim Bitcoin. Selain itu anda juga bisa melacak atau mengetahui jumlah Bitcoin dan transaksi Bitcoin yang pernah anda lakukan atau wallet orang lain lakukan karena sistem Bitcoin adalah peer-to-peer pada menu pencarian.

Berikut adalah tutorial cara membuat wallet Bitcoin di Blockchain:

  • Buka halaman blockchain.info, pastikan alamat domain yang anda buka menggunakan SSL (https://blockchain.info)
  • Pilih menu wallet
wallet blockchain
  • Pilih Start a new wallet untuk membuat akun wallet baru anda
register wallet
  • Masukkan email yang ingin anda daftarkan, dan password baru, lalu klik continue untuk melanjutkan. Catatan, jangan gunakan password yang sama dengan email.
  • formulir pendaftaranLalu akan tampil kalimat acak yang nantinya bisa digunakan untuk melakukan pemulihan akun jika kita lupa akun atau password yang didaftarkan. Kalimat pemulihan sengaja saya tutup, karena bersifat pribadi.
  • wallet recoveryCek email anda, dan aktivasi akun Blockchain anda. Catatan, kode identifikasi (identifier code) yang saya sembunyikan pada gambar di bawah ini adalah kode untuk masuk akun wallet Blockchain saya, harap disimpan kode identifikasi anda.
activation account
  • Pilih login untuk masuk wallet anda
  • loginMasukkan kode identifikasi (identifier) yang telah anda terima saat menerima email aktivasi, dan masukkan password yang anda masukkan saat proses pendaftaran
  • login blockchainWallet yang tertera saat anda masuk akun wallet Blockchain adalah wallet utama anda.
dasbor blockchainJika anda membutuhkan banyak wallet Bitcoin di Blockchain, anda tidak perlu mendaftar lagi di Blockchain karena 1 akun bisa membuat lebih dari 1 alamat wallet.

Cara membuat banyak alamat wallet Bitcoin di Blockchain:

  • Pastikan anda sudah login ke akun Blockchain anda
  • Pilih menu menerima uang / receive money
  • Lalu pilih new address untuk membuat alamat wallet baru, fitur ini untuk menambahkan alamat baru jadi tidak perlu khawatir akan kehilangan alamat wallet sebelumnya.
new address
  • Lalu pilih save atau simpan
  • save new walletMaka alamat wallet anda akan bertambah, jika anda ingin membuat banyak alamat wallet di akun anda, anda tinggal mengulang langkah di atas.
alamat bertambah
Demikianlah cara membuat wallet Bitcoin di Blockchain dan cara membuat banyak alamat wallet Bitcoin dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat untuk anda.
Dalam mengumpulkan Bitcoin, Litecoin, atau Dogecoin anda memerlukan sebuah dompet (wallet) untuk menampung Bitcoin, Litecoin, atau  Dogecoin. Bitcoin.co.id merupakan sebuah website yang dikelola oleh PT Bitcoin Indonesia yang melayani jual-beli Bitcoin secara langsung kepada perusahaan tersebut, selain itu disediakan juga tempat khusus untuk trading (jual-beli sesama member), dan wallet Bitcoin, Litecoin, Dogecoin untuk menampung Bitcoin yang telah anda beli atau hasilkan dari situs-situs faucet atau situs mining.
Dengan membuat akun di Bitcoin Indonesia, maka anda sudah memiliki 3 wallet sekaligus. Anda juga dapat membeli Bitcoin dengan rupiah atau menarik hasil Bitcoin anda ke rekening Bank yang ada di Indonesia, dengan catatan Bitcoin yang anda miliki sudah anda jual dalam bentuk rupiah ke member lain atau perusahaan tersebut.

Berikut adalah cara membuat akun di Bitcoin Indonesia:

  • Buka situs Bitcoin.co.id
  • Pilih menu daftar akun
  • Daftar akun BitcoinIsi formulir pendaftaran yang diminta sesuai data asli, hal ini dimaksudkan jika anda kehilangan nomor HP, atau lupa dengan akun anda bisa meminta pemulihan akun yang tentunya akan diminta data yang sesuai saat mendaftar.
  • formulir pendaftaranLalu masukkan kode captcha yang tampil dan klik saya setuju dengan persyaratan di atas. Harap dibaca ketentuan dan persyaratan sebelum memilih menyetujui.
  • CaptchaSelanjutnya anda cek email yang anda gunakan saat mendaftar, dan aktivasi pendaftaran
  • Account activationSetelah itu anda sudah memiliki akun wallet Bitcoin, Litcoin, dan Dogecoin di Bitcoin Indonesia.

Berikut adalah cara mengetahui alamat wallet Bitcoin, Litecoin, dan Dogecoin di Bitcoin Indonesia:

alamat btc
  • Menu finansial > Litecoin > Deposit Litecoin, maka akan tampil alamat wallet Litecoin anda
wallet ltc
  • Menu finansial > Dogecoin > Deposit Dogecoin, maka akan tampil alamat wallet Dogecoin anda
Wallet dogeDemikianlah cara membuat akun di Bitcoin Indonesia dan cara mengetahui alamat wallet Bitcoin, Litecoin, dan Dogecoin di akun Bitcoin Indonesia, semoga bermanfaat.
Berikut berbagai Restoran, Toko maupun Online shop yang menerima Bitcoin sebagai alat tukar dengan mata uang Rupiah maupun sebagai alat pembayaran di Indonesia
Prelu diingat kami tidak berhubungan dengan online shop maupun toko yang terdapat pada daftar kami. Daftar ini hanya bersifat untuk informatif saja. Kami tidak bertanggung jawab dengan kesusksesan transaksi maupun pengalaman transaksi anda selama di merchant Bitcoin tersebut. Selalu berhati-hati dalam bertransaksi dimana saja.

Kategori Toko / Restoran / Jasa 
  1. Cafe Upstairs Cikini
    Jl. Cikini Raya No. 45 Cikini  – Jakarta
  2. Semesta Rental Car
    Jalan Utari 1B no. 1. Pondok Indrapasta, Semarang. HP: 0821 3678 9758
    Menyewakan Kijang Innova, All New Avanza dan All New Xenia. Lengkap dengan sopir. Bisa keliling dalam kota maupun luar kota.
  3. PT. Sinar Daku
    Jl Prof Dr Latumenten, Gg Hasbilan 3 no 11, Jakarta Barat. Telp : 6318272
    Manufaktur selang PVC, kami juga menerima jasa pesanan untuk membuat barang-barang dari plastic.
Kategori Online Shop
  1. RepublikHost.com
    Layanan hosting dan domain dengan bitcoin
  2. NameCheap.comLayanan hosting dan domain dengan bitcoin
  3. Hobihouse.comOnline shop berbagai perlengkapan souvernir, goody bag dan bedding set bayi dan anak
  4. Cilukba.co.id
    Online shop berbagai baju anak dan mainan anak
  5. UangKuno.net
    Online shop yang melayani jual beli uang kuno
  6. Overstock.com
    Segala perlengkapan rumah tangga dan perabotan rumah – dapat dikirim ke Indonesia
  7. Faiyo.net
    Toko online distro pertama di Indonesia yang menerima bitcoin
  8. Fastcell.net
    Jual Voucher PLN, Games Online, Bolt & HP (GMS & CDMA)
  9. Grosirmu.comOnline Shop berbagai peralatan rumah tangga, fashion dan kebutuhan lainnya.  
Sekali lagi Daftar ini hanya bersifat untuk informatif saja. Kami tidak bertanggung jawab dengan kesusksesan transaksi maupun pengalaman transaksi anda selama di merchant Bitcoin tersebut. Selalu berhati-hati dalam bertransaksi dimana saja.
Pertama-tama Anda perlu memiliki Bitcoin Wallet. Bitcoin Wallet ada 3 macam: Software Wallet, Mobile Wallet dan Web Wallet. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Klik Disini Untuk Daftar Penerima Transaksi Bitcoin di Indonesia

Software Wallet adalah wallet yang harus diinstall di komputer Anda sendiri. Pilihan yang ada:

  1. Bitcoin-QT (software original, memakan banyak resource)
  2. Multibit (cepat)
  3. Armory (upgrade dari Bitcoin-QT, lebih advanced)
  4. Electrum (paling cepat, simpel, tapi fitur terbatas)
Mobile Wallet adalah wallet yang bisa diinstall di handphone sehingga bisa dibawa saat bepergian. Pilihannya:
  1. Bitcoin Wallet (Android)
  2. Bitcoin Wallet (Blackberry)
  3. Blockchain for the iPhone (hybrid mobile+web wallet)
  4. Paytune (IOS) (hybrid mobile+web wallet)
  5. Coinbase iPhone & Android (hybrid mobile+web wallet)
Web Wallet adalah wallet yang tersimpan di server pihak ketiga, yaitu perusahaan yang menyediakan jasa penyimpanan bitcoin. Menggunakan web wallet artinya mempercayakan bitcoin kepada pihak lain. Pilihan yang ada sekarang:
  1. Blockchain
  2. BIPS
  3. Coinbase
Daftar lengkap software dan app  yang mendukung bitcoin bisa dilihat di https://en.bitcoin.it/wiki/Software
Di dalam wallet Anda akan menemukan Bitcoin Address. Bitcoin Address adalah ID yang digunakan untuk transaksi dengan orang lain, konsepnya sama seperti email yang digunakan untuk transaksi paypal. Jika Anda ingin transfer bitcoin ke orang lain, Anda perlu mendapatkan Bitcoin Address dari lawan transaksi Anda. Sebagai contoh jika Anda ingin mengirimkan donasi kepada saya, Anda bisa kirim ke Bitcoin Address saya yaitu 1MEgaf474CXeCj1bZH9Tb3F4Psaz3vqCNx ID ini bisa di-generate sebanyak mungkin di dalam Wallet.
Keamanan Wallet
Jika Anda memilih wallet software atau mobile, Anda harus ekstra hati-hati! Ingat bahwa bitcoin tersimpan di dalam perangkat Anda. Jika komputer atau handphone Anda rusak, berarti bitcoin Anda juga hilang! Pencuri juga dapat mengambil bitcoin anda jika mendapatkan akses. Perhatikan tips berikut agar terhindar dari kehilangan:
  1. Lakukan Full Backup secara berkala
    Simpan backup di perangkat lain seperti di flashdisk atau komputer lain.
  2. Gunakan fitur enkripsi
    Dengan enkripsi setiap transaksi membutuhkan login dengan password. Ini mencegah pencuri yang berhasil mendapatkan akses ke komputer Anda.
  3. Jangan lupa password
    Kehilangan password sama dengan kehilangan uang Anda! Wallet tidak menyediakan fitur forget password.
Selengkapnya silahkan pelajari cara mengamankan wallet anda di sini: http://bitcoin.org/en/secure-your-wallet
Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang ini seperti halnya Rupiah atau Dollar, namun hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walaupun sebenarnya jauh berbeda.
Bitcoin sebagai mata uang memiliki fitur sebagai berikut:


  1. Transfer instant secara peer to peer.
  2. Transfer ke mana saja
  3. Biaya transfer sangat kecil.
  4. Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan.
  5. Transaksi bitcoin bersifat anonim.
  6. Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah apapun.
  7. Jumlahnya terbatas

Anda bisa transfer bitcoin ke mana saja di dunia asalkan terkoneksi dengan internet. Bitcoin akan disimpan ke dalam Bitcoin Wallet. Wallet ini harus terinstall di kedua belah pihak, bisa dengan PC/laptop, tablet ataupun smartphone. Setelah menginstall wallet, Anda akan mendapatkan Bitcoin Address. Untuk transfer bitcoin sangat mudah, buka aplikasi wallet, masukan Bitcoin Address dari lawan transaksi dan jumlah bitcoin yang ingin ditransfer, kemudian kirim.
Lalu Anda mungkin bertanya, kalau tidak ada bank atau perusahaan yang mengelola seperti halnya paypal atau egold, lalu data keuangan disimpan di mana? Jawabannya, di komputer Anda sendiri (dalam wallet) dan jaringan peer to peer di seluruh dunia. Uang bitcoin tersimpan di komputer Anda di dalam wallet. Jika komputer rusak sama saja uang bitcoin Anda hilang, jadi wallet bitcoin harus di-backup secara berkala ke beberapa device. Ketika melakukan transaksi, puluhan ribu komputer di dalam jaringan bitcoin akan menverifikasi data yang Anda masukan sehingga tidak terjadi kecurangan.
Kenapa orang mulai beramai-ramai membeli dan menggunakan bitcoin?
Bitcoin dikembangkan dengan idealisme bahwa mata uang yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Krisis finansial beberapa waktu yang lalu menegaskan bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi. Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh orang-orang yang korup dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka.
Konsep ini menarik bagi banyak orang terutama para geek di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi mata uang dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi. Dan ini terbukti, lihat tahun ini saja (Januari 2013) 1 BTC (satuan mata uang bitcoin) diperjualbelikan dengan harga kisaran 13 USD,
sedangkan sekarang (Mei 2013) 1 BTC diapresiasi dengan nilai 120 USD, ini berarti selama 5 bulan nilai bitcoin telah melambung hampir 10 kali lipat.Sekarang 1 BTC diapresiasi dengan nilai 860 USD (Desember 2013) berarti melambung 66 kali lipat dalam 1 tahun. Jika 2 tahun yang lalu (awal 2011) Anda iseng membeli bitcoin seharga 0.3 USD, saya ucapkan selamat karena menjadi milioner
Bitcoin juga memiliki dua fitur yang sangat menarik yaitu sifatnya yang anonim dan biaya transaksi yang sangat rendah (hampir 0). Anda bisa melakukan transaksi tanpa memberikan identitas sama sekali, hal ini dapat menjaga privasi anda ke level yang paling tinggi.
Siapa yang menerbitkan Bitcoin?
Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin, sebagai hadiahnya si penemu akan dihadiahi sejumlah bitcoin. Hadiah per ditemukannya 1 block awalnya ada 50 BTC, sekarang 25 BTC/block, selanjutnya akan terus berkurang diiringi dengan bertambahkan sirkulasi Bitcoin. Sistem telah memastikan bahwa maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 Juta BTC sehingga tidak akan terjadi inflasi.
Apakah Bitcoin Aman?
Anda mungkin berpikir bahwa sistem bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri. Kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai tanpa cacat. Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.
Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchanger. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Anda jika komputer terjangkit virus.
Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin?
Anda dapet mendapatkan bitcoin dengan cara membeli dan mining. Untuk membeli bitcoin dapat dilakukan di exchanger-exchanger seperti bitcoin.co.id (indonesia), mtgox (US & Jepang), dan btcchina.com (China).
Apakah membeli Bitcoin akan menguntungkan?
Pertanyaan ini seperti pertanyaan saham apa yang harus dibeli besok. Tidak ada yang bisa memastikan. Tapi kalau saya lihat dari perkembangan media yang meliput menyebabkan antusiasme akan bitcoin di mana-mana akan menciptakan demand yang sangat tinggi. Saya percaya harga akan terus melambung berkali-kali lipat, saya sendiri mulai menginvestasikan sejumlah uang ke dalam bitcoin. Namun tentunya saya tidak bertanggungjawab terhadap segala kerugian yang seandainya akan dialami pembaca. Nilai kapitalisasi dari bitcoin sekarang adalah sekitar
1.3 Miliar USD atau sekitar 13 Triliun Rupiah11 Miliar USD atau 130 Triliun Rupiah (updated 14 Desember 2013), padahal ini masih permulaan banyak orang yang belum mengetahui Bitcoin.
Silahkan mempelajari lebih lanjut mengenai Bitcoin: